SILABUS
UNIVERSITAS
SAINS Al-QUR’AN WONOSOBO
A.
IDENTITAS
MATAKULIAH
Mata
kuliah : Metodologi Studi Islam
(MSI)
Bobot
: 2 SKS
Program
Studi : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Semester :
I (Gasal)
Dosen
: Muhtar Sofwan Hidayat,
M.Pd.I
B. Deskripsi Matakuliah
Mata
kuliah Metodologi Studi Islam adalah
untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman metodologi dalam mengkaji Islam dan
berbagai aspeknya, baik sebagai ajaran, institusi sosial maupun budaya yang
memungkinkan mahasiswa UNSIQ berwawasan luas dan mampu memahami dan menjelaskan
Islam secara ilmiah dan toleran.
Mahasiswa
memiliki pemahaman tentang landasan ontologis, sejarah perkembangan Metodologi
Studi Islam dan memahami beberapa metode dan pendekatan ilmiah serta mampu
menggunakannya dalam pengkajian Islam.
D. Kegiatan
Perkuliahan
1.
Kontrak Belajar meliputi:
Ø Penjelasan
Silabus dan SAP
Ø Gambaran
umum tentang materi-materi perkuliahan
Ø Sistem
Perkuliahan
Ø Sistem
Evaluasi
2.
Ruang lingkup studi Islam 1
3.
Perkembangan studi Islam di Barat,
Timur, dan Indonesia 2
4.
Al-qur`an dan as-Sunnah sebagai Sumber
ajaran Islam 3
5. Pengelompokkan
keilmuan dalam Islam rumpun Bayani, 4
6. Pengelompokkan
keilmuan dalam Islam rumpun Burhani&Irfani 5
7. Ujian Tengah Semester (UTS)
8. Pendekatan dalam
studi Islam: Normatif Teologis, Historis 6
9. Pendekatan dalam
studi Islam: Sosiologis Antropologis, 7
10. Pendekatan dalam
studi Islam: Fenomenologis, Heurmenetik 8
11. Isu-isu aktual
dalam studi Islam: pluralisme, gender 9
12. Isu-isu
aktual dalam studi Islam: HAM, dan demokrasi 10
13. Isu-isu
aktual dalam studi Islam: civil society dan negara Islam
11
14. Ujian Akhir Semester (UAS)
E. Alat/media pembelajaran
1.
Laptop
2.
LCD
F. Evaluasi
Hasil Belajar
1.
Kehadiran : maksimal nilai 100
2.
Makalah
: maksimal nilai 100
3.
Keaktifan pada
proses perkuliahan : maksimal nilai 100
4.
Ujian
Tengah Semester (UTS) : maksimal nilai 100
5.
Ujian akhir
semester
(UAS) : maksimal nilai 100
Nilai Akhir (NA)
diperoleh dengan mengkumulasikan nilai setiap aspek sesuai dengan nilai dan
bobotnya, kemudian dibagi empat. Sehingga secara sederhana perhitungannya dapat
dirumuskan sebagai berikut :
NA=
= ...................
Nilai
Akhir berkisar dalam rentang angka 0 s.d. 100.
Angka-angka
tersebut kemudian dikonversikan ke dalam bentuk nilai A, B, C, D, atau E,
dengan ketentuan sebagai berikut.
|
Indeks
|
Nilai
|
|
A
|
86-100
|
|
B
|
70-85
|
|
C
|
60-69
|
|
D
|
30-59
|
|
E
|
0-29
|
G. REFERENSI
a.
Abd. Rachman Assegaf, Studi Islam
Kontekstual, Elaborasi Paradigma Baru Muslim Kaffah, (Yogyakarta: Gama Media,
2006)
b.
A. Mukti Ali, Metode Memahami Agama
Islam, Jakarta : Bulan Bintang, 1991.
c.
Abuddin Nata, Metodologi Studi Islam,
Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2000.
d.
Ngainun Naim, Pengantar Studi Islam, Yogyakarta:
Teras, 2009.
e.
Khoiruddin Nasution, Pengantar Studi Islam, Yogyakarta:
ACAdeMIA + Tazzafa, 2012.
f.
Taufik Abdullah dan M. Rusli Karim (ed.), Metodologi
Penelitian Agama sebuah Pengantar, Yogyakarta : Tiara Wacana
g.
Kuntowijiyo,
Paradigma Islam, Interpretasi untuk Aksi, Bandung
:Mizan, 1991.
h.
……………,
Islam sebagai Ilmu
:Epistemologi, Metodologi dan Etika, Yogyakarta : Tiara Wacana, 2006.
i.
Amin
Abdullah, Islamic Studies di PerguruanTinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif, Yogyakarta :PustakaPelajar, 2006.
j.
……………….,
Studi agama
:Normativitas dan Historisitas, Yogyakarta : PustakaPelajar, Cet. III, 2002.
k.
M. Atho Mudzhar, Pendekatan Studi
Islam, Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 1996.
l.
Mulyanto Sumardi, (ed.), Penelitian
Agama Masalah dan Pemikiran, Jakarta : Sinar Harapan, 1981.
m.
Richard C. Martin (ed.), Approaches
to Islam in Religius Studies, Tucson : The University of Arizona Press,
1985.
Referensi
Penunjang
a.
Azyumardi Azra, Pendidikan Islam
Tradisi dan Modernisasi Menuju Millenium Baru, Jakarta : Logos, 1999.
b.
Fazlur Rahman, Islam, Terj. Ahsin
Mohammad, Bandung : Pustaka, 1994.
c.
Harun Nasution : Islam Rasional, Bandung
: Mizan, 1995.
d.
Josep
Van Ess, The Logical Stucture Of Islamic Theology, dalamIssa J. Boullata
(Ed.), An Anthology Of Islamic Studies, Montreal, McGill Indonesian IAIN
Development Project, 1992.
e.
Kuntowijoyo, Identitas Politik Umat
Islam, Bandung : Mizan, 1997.
f.
……………., Muslim tanpa Masjid, Bandung
: Mizan, 2001.
g.
M. Amin Abdullah : “Rekonstruksi
Metodologi studi Agama dalam Masyarakat Multikultural dan Multirelijius,” dalam
Ahmad Norma Permata, Metodologi Studi Agama, Yogyakarta : Pustaka Pelajar,
2000.
h.
Buku-buku lain yang terkait.
Wonosobo, 03 September
2015
Dosen Pengampu,
Muhtar Sofwan Hidayat,
M.Pd.I
Be the first to reply!
Posting Komentar